Selasa, 15 Maret 2016



Kusen Pintu Dan Jendela

Pengertian
Kusen pintu dan jendela adalah salah satu bagian terpenting bagi sebuah rumah. Keduanya elemen ini berfungsi baik sebagai sirkulasi manusia itu sendiri, udara serta masuknya cahaya alam yang dibutuhkan
Kusen pintu dirancang untuk meletakkan pintu (daun pintu).
Kusen Pintu
Sebuah bingkai pintu biasanya terdiri dari balok horisontal yang disebut header yang membentang di sepanjang bagian atas pintu itu.
Balok horisontal lain yang disebut ambang yang membentang di sepanjang bagian bawah pintu itu. Stiles yang merupakan bagian yang vertikal membentang di sepanjang sisi kanan dan kiri yang merupakan bagian dari bingkai pintu yang tertutup terhadap pintu yang tertutup.
Ada beberapa jenis kusen pintu untuk mencocokkan jenis pintu yang berbeda.
Rangka baja menyediakan keamanan terbaik bila dikombinasikan dengan fiberglass atau pintu baja.
Ini akan cukup tahan terhadap benturan yang keras.
Namun, untuk kusen pintu kayu, sangat diperlukan sebuah engsel yang memiliki sekrup panjang untuk dapat dengan kuat mengunci kusen.
 Pemasangan engsel pintu tersebut juga harus diperkuat untuk menutup ruang udara antara pintu dan kusen pintu.




Mengetahui Ukuran Dasar Kusen Pintu:
 Kaki Kusen Pintu (dasar kusen pintu) adalah 2×3 atau 2×4 dipaku ke lantai, yang menyediakan dasar untuk mengunci.
Engsel Pintu adalah 2x4s diposisikan tegak untuk mendukung dinding.
Plate (List) pintu adalah 2×4 diletakkan di atas stuts (pengunci).
Pilih letak di mana setiap pintu akan ditempatkan ketika memasang engsel pintu, dasar kusen(kaki kusen), dan engsel pintu untuk dinding baru. Prosedur dasar yang sama harus dilakukan ketika memotong pintu berdasarkan letak engsel dan kusen yang sudah ada. Gunakan konektor kayu logam kurung untuk lebih mudah memakukusen pintu.

Ukuran pintu dibuka akan bervariasi berdasarkan pada ukuran pintu yang ingin dipasang. Sebuah pintu dibuka standar adalah sekitar 2’8.

Kusen pintu paling aman adalah kusen yang merupakan bagian dari struktur yang sebenarnya dari rumah karena kusen tertanam dengan solid dan built-in. Setiap pemilik rumah perlu mempertimbangkan kusen pintu mereka ketika mereka memilih daun pintu.
 Beberapa pintu yang tidak standar bisa saja kebesaran (terlalu besar), kelebaran (terlalu lebar) dan ketinggian (terlalu tinggi) sehingga sangat penting untuk menyesuaikan dengan ukuran yang benar dari kusen pintu tersebut
                                     


 

Tugas PerhitunganKuantitas "Android Project"

Berikut adalah sebuah referensi dalam pemilihan bahan material pada dinding bangunan

 

PERBANDINGAN BATA MERAH, BATAKO DAN BATA RINGAN


Tentunya bagi anda yang sedang ingin membangun atau merenovasi rumah memilih bahan untuk membangunannya adalah hal yang sangat penting, jadi sebelum anda memutuskan untuk membangun rumah ada baiknya anda mengetahui tentang masing-masing kelebihan dan kekurangan dari batako, bata ringan ataupun bata merah.
Perbedaan tersebut tentunya akan mempengaruhi biaya pembangunan serta aplikasi dilapangan

1.    BATA MERAH,

Bata merah merupakan salah satu jenis bahan dasar pembangunan rumah yang sudah sangat umum digunakan dalam membangun rumah. Cukup bisa dimaklumi, bata merah masih lebih banyak digunakan dari pada bata ringan atau batako press, karena selain sudah teruji kekuatannya, mendapatkan jenis material ini pun tidak susah.
Bata merah yang dimaksud adalah bata yang dibuat dari tanah yang dicetak kemudian dibakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi benar-benar kering, mengeras dan berwarna kemerah-merahan.
Tanah yang digunakan pun bukanlah sembarang tanah, tapi tanah yang agak liat sehingga bisa menyatu saat proses pencetakan. Karena itulah, rumah yang dindingnya dibangun dari material bata merah akan terasa lebih nyaman dan adem. Selain lebih kuat dan kokoh serta tahan lama, sehingga jarang sekali terjadi keretakan dinding yang dibangun dari material bata merah. Selain itu Material ini sangat tahan terhadap panas sehingga dapat menjadi perlindungan tersendiri bagi bangunan Anda dari bahaya api.
Kelebihan Bata Merah :
·         Tidak memerlukan keahlian khusus untuk memasang.
·         Ukurannya yang kecil memudahkan untuk pengangkutan.
·         Mudah untuk membentuk bidang kecil
·         Murah harganya
·         Mudah mendapatkannya
·         Perekatnya tidak perlu yang khusus.
·         Tahan Panas, sehingga dapat menjadi perlindungan terhadap api.
Kekurangan Bata Merah :
·         Sulit untuk membuat pasangan bata yang rapi
·         Menyerap panas pada musim panas dan menyerap dingin pada musim dingin, sehingga suhu ruangan tidak dapat dikondisikan atau tidak stabil.
·         Cenderung lebih boros dalam penggunaan material perekatnya.
·         Kualitas yang kurang beragam dan juga ukuran yang jarang sama membuat waste-nya dapat lebih banyak.
·         Karena sulit mendapatkan pasangan yang cukup rapi, maka dibutuhkan pelsteran yang cukup tebal untuk menghasilkan dinding yang cukup rata.
·         Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan bahan dinding lainnya.
·         Berat, sehingga membebani struktur yang menopangnya.
·         Bata merah menimbulkan beban yang cukup besar pada struktur bangunan.

 2. BATAKO
Batako, material dinding dari batako ini umumnya dibuat dari campuran semen dan pasir kasar yang dicetak padat atau dipress. 
Selain itu ada juga yang membuatnya dari campuran batu tras, kapur dan air. Bahkan kini juga beredar batako dari campuran semen, pasir dan batubara. 

Dengan bahan pembuatan seperti yang telah disebutkan, batako memiliki kelemahan yaitu kekuatannya lebih rendah dari bata merah, sehingga cenderung terjadi keretakan dinding, terutama jika bagian kosong-nya tidak diisi dengan adukan spesi.
 Pemakaian material batako untuk dinding juga membuat bangunan lebih hangat bahkan cenderung pengap dan panas, tidak seperti bata merah yang terbuat dari material tanah. Batako cenderung lebih ringan daripada bata merah. Teksturnya pun terlihat lebih halus dari bata merah.
Batako
Kelebihan Batako :
·         Pembuatan mudah dan ukuran dapat dibuat sama.
·         Ukurannya besar, sehingga waktu dan ongkos pemasangan juga lebih hemat.
·         Apabila pekerjaan rapi, tidak perlu diplester.
·         Lebih mudah dipotong untuk sambungan tertentu yang membutuhkan potongan.
·         Sebelum pemakaian tidak perlu direndam air.
·         Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
·         Pemasangan lebih cepat.
Kekurangan Batako :
·         Mudah terjadi retak rambut pada dinding.
·         Mudah dilubangi dan mudah pecah karena terdapat lubang pada bagian sisi dalamnya.
·         Kurang baik untuk insulasi panas dan suara.

3. BATA RINGAN ( HEBEL / CELCON )
Bata ringan atau sering disebut hebel atau celcon.
 Material bata ringan ini pembuatannya sudah sangat modern dimana material ini dibuat dengan menggunakan mesin pabrik.
Bata ini cukup ringan, halus dan memilki tingkat kerataan yang baik. Bata ringan ini diciptakan agar dapat memperingan beban struktur dari sebuah bangunan konstruksi, mempercepat pelaksanaan, serta meminimalisasi sisa material yang terjadi pada saat proses pemasangan dinding berlangsung.
Bata Ringan
 Kelebihan Bata Ringan :
·         Memiliki ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi.
·         Lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur.
·         Pengangkutannya lebih mudah dilakukan.
·         Pelaksanaannya lebih cepat daripada pemakaian bata biasa.
·         Tidak diperlukan plesteran yang tebal, umumnya ditentukan hanya 2,5 cm saja.
·         Kedap air, sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
   Mempunyai ketahanan yang baik terhadap gempa bumi.
Kekurangan Bata Ringan :
·         Karena ukurannya yang besar, untuk ukuran tanggung, membuang sisa cukup banyak.
·         Perekatnya khusus. Umumnya adalah semen instan, yang saat ini sudah tersedia di lapangan.
·         Diperlukan keahlian khusus untuk memasangnya, karena jika tidak dampaknya sangat kelihatan.
·         Jika terkena air, maka untuk menjadi benar-benar kering dibutuhkan waktu yang lebih lama dari bata biasa.
·         Harga relatif lebih mahal daripada bata merah.
·         Agak susah mendapatkannya, hanya toko material besar yang menjual bata ringan ini.

Dari penjelasan diatas maka anda sudah dapat membandingkan kekurangan dan kelebihan diantara bata merah, batako, maupun bata ringan. Tentunya anda dapat menentukan bahan material dinding apa yang akan anda gunakan untuk membangun dinding rumah impian anda disesuaikan dengan budget, keinginan, serta efektifitas dari bahan material yang akan anda gunakan.

Selasa, 01 Maret 2016



Hello,,,
Dinda kembali, hemm…
Hari ini seperti biasa dong tentunya sebagai mahasiswa kalau pada jam segini itu pasti ya belajar atau ngerjain tugas. Kira – kira hampir 80 % dari para mahasiswa yang ada itu tentunya mengerjakan tugas. Karena sangat berpengaruh pada nilai yang akan membawa mu ke pintu gerbang yang mana .

Ya, aku a
dalah salah satu dari 80% nya itu.
Pekan lalu, aku mendapatkan tugas untuk mengpublikasikan suatu hal istilahnya “Kupas abis Pengetahuan yang berkaitan dengan “Teknik Sipil’’.
Oke, minggu ini aku mau membahas tentang “PLAFON”

PENGERTIAN PLAFON
Plafon (plafon gypsum) atau plafond ( dalam bahsa Belanda ) yang artinya langit-langit. Kata langit-langit mungkin terasa kurang pas dan juga terasa terlalu panjang, maka orang jaman sekarang lebih suka menyebutnya Plafon.
Pada bangunan ruamh tradisional, plafon jarang digunakan (plafon gypsum). Dulu, Plafon (plafon gypsum) hanya digunakan di rumah orang kaya dan bangsawan yang terimbas budaya barat. Dari struktur bangunan (plafon gypsum), rumah tradisional umumnya beratap sirap , genteng atau serat-serat dari tanaman, berupa ijuk, jerami, daun nipah dan sebagainya. Selain itu, dinding pun dilapisi bahan alami, seperti papan, anyaman bambu, atau ranting. Rumah tradisonal sama sekali tidak memakai plafon (plafon gypsum).
Mengapa demikian?
 Udara didalam rumah akan bersirkulasi dengan baik sepanjang musim. Untuk bangunan tradisional hubungan ventilasi eksterior (plafon gypsum) dan interior menjadi penting (plafon gypsum), karena berperan menjaga kondisi suhu dan kelembaban ruang pada saat musim hujan dan kemarau.
 Namun, teknologi bangunan semakin berkembang menyajikan berbagai pilihan yang mempercantik penampilan  rumah dan membuat rumah semakin nyaman. Salah satunya adalah plafon (plafon gypsum) yang saat ini menjadi komponen bangunan yang tidak bisa diabaikan.

FUNGSI PLAFOND
Sebagai media seni estetika dalam suatu bangunan. Plafon dapat menyembunyikan instalasi listrik seperti kabel – kabel, lampu serta rangka atap.

CONTOH PLAFOND (Dari PAPAN TRIPLEK)



Plafond berbahan tripleks merupakan jenis penutup plafond yang sering dipakai. Pemasangan plafond ini dapat dipasang lembaran tanpa dipotong-potong maupun dapat dibagi menjadi empat bagian supaya lebih mudah dalam penataan dan pemasangannya.
Keunggulan jenis plafond tripleks proses pengerjaannya lebih mudah dan dapat dilakukan oleh tukang kayu Material tripleks mudah didapatkan di pasaran dengan harga yang relatif murah dan bahan yang ringan .
Kelemahan bahan tripleks tidak tahan terhadap api sehingga mudah terbakar dan apabila sering terkena air atau rembesan maka akan mudah rusak.

BAGAIMANA DENGAN KUALITASNYA ?
Kualitas plafond rumah  dipengaruhi oleh bahan atau material plafond yang dipakai, dimana setiap bahan atau material plafond tentunya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Oleh karena itu bermunculan beragam bahan dasar yang dapat diaplikasikan untuk membuat plafond dengan harga yang beragam pula.
JJJ

LANJUT BAHAS…
Plafon merupakan bagian dari interior rumah bagian atas yang akan memperindah dan mempercantik tampilan ruangan. Dengan berbagai jenis material ceiling panel (papan plafon) seperti kayu, plywood, asbes, fiber, laminated series, dll, akan memberi variasi desain plafon yang berbeda- beda.

Terdapat tiga desain atau bentuk dasar desain plafon, yaitu:
  • Chatedral, yaitu desain plafon yang megikuti bentuk rangka atapya, yaitu segitiga. Plafon model ini akan membentuk kesan lebih luas pada ruangan di bawahnya.
  • Dome, yaitu plafon yang berbentuk kubah yang memberikan kesan tidak terlalu geometris. Desain plafon ini biasanya digunakan pada ruangan yang luas.
  • Suspended merupakan desain plafon yang banyak pada uimumnya atau konvensional, dengan bentuk yang rata.
         
TIPS MENARIK

Sedang untuk memberi kesan tinggi pada ruangan bisa dicoba dengan pemakaian warna cat.
Bila hendak memberi kesan ruangan yang lebih tinggi bisa memakai cat berwarna terang. Sedangkan untuk memberi kesan ruangan supaya tidak terlau tinggi dapat digunakan warna cat yang lebih gelap dibanding warna dinding.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan pada plafon rumah adalah rangka plafon itu sendiri.
Bagian ini sangat penting, yang merupakan penyangga atau penopang ceiling panel. Oleh karena itu pada saat melakukan pemilihan material haruslah cermat dan teliti.

“Terima Kasih J’’